Tidak kerasa ternyata udah hampir empat bulan pusy belum diganti olinya, sekitar 3000km sepertinya (lupa dicatet), walaupun di buku manualnya oli yang sesuai spesifikasi pergantian berkalanya sampai 5000km, tapi tetep aja kalo kelamaan khawatir juga
hehehe… Biasanya sih saya ganti oli per 3 bulan atau 2500km dengan oli yang sesuai atau mendekati spek yang ditentukan dengan sertifikasi JASO MA dan API SL kekentalan 20W-50. Oli yang pernah saya gunakan selain oli yang ada di bengkel resmi (Valvoline), saya pernah pakai Enduro Racing (JASO MA2, API SJ, 10W-40), Enduro 4T (JASO MA, API SJ, 20W-50), Castrol Power 1 (JASO MA2, API SJ, 10W-40), dan STP Speedtron (JASO MA, API SL, 20W-50)
Karena di rumah juga masih ada sisa stok filter oli, maka sekalian deh diganti filter olinya, karena saya memang rutin tiap ganti oli dua kali saya ganti juga filter olinya. Kalau dari buku manual filter oli diganti tiap dua kali ganti oli (2 x 5000 km) atau tiap 10rb km. Peran filter oli sangat penting lho, karena filter yang terbuat dari kertas khusus ini mampu menyaring kotoran dan gram-gram kecil sebelum oli masuk ke ruang mesin agar oli bersih dan terhindar dari gesekan oleh kotoran pada mesin. Namun juga jika terlambat diganti tentu ketahanan filter ada masanya, apa jadinya jika filter oli mampet dan menyumbat oli? atau bahkan kertasnya hancur dan menjadi kotoran yang masuk bersama oli? oleh karena itu penting sekali mengganti secara berkala filter oli
kebetulan mau ganti oli beserta filternya jadi punya ide untuk ditulis jadi sebuah artikel deh sambil “jepret-jepret” setiap tahapan yang saya lakukan, karena sejak beli pusy baru 3 kali lho ganti oli di bengkel resmi, sisanya ganti sendiri di rumah
hehehe…. Read the rest of this entry »

