Hari #9 » Pagi di Kundasang – War Memorial – Hot Spring

Selasa, 5 Agustus 2008

Wuih… dingin euy udara pagi di kundasang, g seperti di kota kinabalu dan yang lainnya yang panas sangat diamat. Pagi ini aku sholat, lalu mandi dan bersiap mau foto2 ketika terbit matahari di kaki gunung kinabalu. Subhanallah, indah sekali alam ciptaan Allah SWT, akupun kembali teringat dengan sebuah lantunan lagu yang indah.

Aku ingin hidup secerah mentari yang menyinar di taman hatiku…

Aku ingin seriang kicauan burung yang terdengar di jendela kehidupan…

Aku ingin segala-galanya damai penuh mesra membuat ceria…

Aku ingin menghapus duka dan lara, melerai rindu di dalam dada…

Sedamai pantai yang memutih…

Sebersih lukisan embunan pagi…

Dan ukhuwah kini pasti memutih, menghiasi taman kasih yang harmoni…

Seharum kesturi, seindah pelangi, segalanya bermula… dihati…

Yap, sebuah lagu dari Saujana berjudul Jendela Hati. Walaupun agak telat berfoto dibandingkan Icank dan 3 orang lainnya, tapi aku dan Dayat masih bisa mendapatkan foto yang bagus lho… mau lihat?

Setelah berfoto kita dijamu makan or sarapan di hotel, kali ini banyak sekali menunya, ada bubur ayam, mie, bihun, coco crunc, roti panggang, nasi lemak (kalo di Indonesia disebut nasi uduk), buah, dll deh sekalian sama minum yang tinggal pilih. Yang parah banget tuh si Faizul alis Si Cecep, semua makanan dilahap sama dia sampe ambil tas buat ngabil isi roti seperti mentega dll walapun agak ngumpet2 dikit biar g ketauan pelayan, katanya “kapan lagi, mumpung gratis”, he..he.. ternyata g jauh beda sama orang Indonesia ya :p tapi aku nggak ngambil lho…

Sehabis sarapan kita chekout dan seharusnya kita ke kundasang kaki gunung kinabalu menggunakan Bus, tapi ternyata ada musinah, Bus kita rusak dan tidak bisa beroperasi, jadi kita harus menunggu montir yang datang dari KK yang kalo ditempuh perjalanan menghabiskan waktu 3 jam lebih T_T akhirnya kami berjalan kaki sambil turun k kaki gunung kinabalu, lumayan jauh juga lho. Setelah sampai kita bermain ke …………, di sana banyak peninggalan Inggris lho waktu zaman perang dulu, tamannya pun indah2, nih fotonya …

Akhirnya kurang lebih jam 13 Bus datang menjemput kita untuk segera berangkat ke tempat pemandian air panas di Ranau.

Sesampainya di sana kamipun sholat dzuhur lalu segera ke kolam pemandian… T_T hu..hu.. ternyata kolam pemandian air panasnya terbuka dan campur antara laki2 dan perempuan (tapi aku mandi juga tanpa membuka pakaian). Banyak turis juga lho di sana.

Setelah itu kami langsung pulang ke UMS yang sebelumnya kita mampir dulu di daerah ranau tempat makan dan membeli barang2, aku makan dan ada sebagian yang membeli oleh2.

Sebenarnya malam ini kami ada agenda diskusi dengan Majlis Perhimpunan Pelajar (MPP) yang kalau di IPB tuh BEM KM, Cuma di UMS BEM-DPM gabung dan semuanya dibawah pengawasan langsung pihak Conselery or Rektorat kalo di IPB. Memang di Malaysia kebebasan berpendapat tidak seperti Indonesia, mungkin jika disamakan Malaysia itu adalah Indonesia pada masa Orde Baru dulu, jika ada pergerakan makan akan ditindak represif oleh pemerintah, makanya kelembagaan disana tidak sama sekali menyentuh dunia politik terutama di pemerintahan or kebijakan2nya, jadi hanya sebagai event organizer saja. Tapi karena kita sampai ke UMS terlalu malam, jadi acara diskusi ditunda sampai esok. Huh… sudah cape nih, selamat malam semua!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s