Hukum Mengeraskan Bacaan Qur’an Sedangkan Yang Lain Sedang Sholat

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah ditanyakan,

Bagaimana hukum bagi orang yang mengeraskan bacaan Al Qurโ€™an sedangkan yang lain sedang mengerjakan shalat sunnah di masjid atau mengerjakan shalat tahiyatul masjid? Bacaan keras tersebut dapat mengganggu saudaranya yang lain. Apakah dilarang mengeraskan bacaan Al Qurโ€™an ketika itu?

Syaikhul Islam rahimahullah menjawab:

Tidak boleh bagi seorang pun untuk mengeraskan bacaan baik ketika shalat atau keadaan lainnya, sedangkan saudaranya yang lain sedang shalat di masjid, lalu dia menyakiti saudaranya dengan mengeraskan bacaan tadi. Bahkan Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah menemui beberapa orang yang sedang shalat di bulan Ramadhan dan mereka mengeraskan bacaannya. Lalu Nabi shallallahu berkata pada mereka,

ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ูŠูู†ูŽุงุฌููŠ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ู ููŽู„ูŽุง ูŠูŽุฌู’ู‡ูŽุฑู’ ุจูŽุนู’ุถููƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูŽุนู’ุถู ูููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽุงุกูŽุฉู

Wahai sekalian manusia. Kalian semua sedang bermunajat (berbisik-bisik) dengan Rabbnya. Oleh karena itu, janganlah di antara kalian mengeraskan suara kalian ketika membaca Al Qurโ€™an sehingga menyakiti saudaranya yang lain.

Beliau rahimahullah mengatakan, โ€œDari sini tidak boleh bagi seorang pun mengeraskan bacaan Al Qurโ€™an-nya sehingga menyakiti saudaranya yang lain seperti menyakiti saudara-saudaranya yang sedang shalat.โ€ (Lihat Majmuโ€™ Al Fatawa, 23/64)

Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel http://rumaysho.com

21 Syawwal 1430 H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s