Pelajaran dari Kecelakaan #2

Kejadian kali ini adalah ketika berangkat ke kantor, tepatnya di jalan ampera di depan gedung arsip.

Kronologi kejadian

Setelah lampu merah di jalan ampera yang ke arah gedung arsip, saya langsung melajukan kendaraan. Seperti biasa saya tidak pernah gas spontan (dibetot biasa orang bilang), tapi secara perlahan dengan mengurut gas, karena saya lebih suka ecoriding, apalagi BBM semakin mahal :p

Ketika mendekati gedung arsip kecepatan antara 40-50kpj, saya melihat situasi sekitar aman-aman saja, khususnya yang dari arah berlawanan yang lumayan padat tapi tetap lancar. Lalu tepat di depan gedung arsip tiba-tiba saja ada motor bebek yang main potong dari arah berlawanan mau masuk ke gedung arsip tanpa berhenti dahulu melihat situasi dan memberi tanda. Saya yang kaget langsung rem mendadak tetapi tidak membanting stir,… Brakk… Tabrakanpun tak terhindarkan, motor saya menabrak roda depan bebek tersebut.

Kami berdua sama-sama terjatuh, lalu saya langsung berdiri dan menuju motor bebek tersebut sambil marah-marah “**sensor**, kalo belok liat-liat dong, jangan asal potong aja, kalo saya mobil mas udah mati tau gak, dasar **sensor**”. Kata-kata tersebut langsung saja keluar karena emosi, tapi tidak sampai terjadi kontak fisik.

Satpam-satpam gedung arsip datang membantu, menuntun kami dan memindahkan motor ke dalam gedung arsip. Lalu mempersilahkan kami duduk, memberi minum hangat dan peralatan P3K. Saya sendiri mengalami luka besot di dengkul kanan dan pengendara bebek di tulang kering tapi tidak parah. Alhamdulillah saya memakai sepatu tomkins easyboot yang bisa melindungi kaki sampai setengah tulang kering.

Satpam dan beberapa orang di gedung arsip meminta kami menyelesaikan secara damai saja, karena jika diketahui polisi urusan bisa ribet dan sulit, apalagi lokasinya dekat dengan pengadilan.

Singkat cerita pengendara bebek minta ganti rugi karena roda depan motornya penyok dan menyalahkan karena saya yang menabrak. Lalu saya menanyakan

“apakah pada saat belok mas berhenti dulu agar pengendara lain tahu mas mau berbelok di tempat itu?”

Pertanyaan tersebut tidak dijawabnya, orang tersebut cuma berkata lagi “tapi kan mas yang nabrak”, dan pertanyaan saya di atas saya tanya lagi tanpa jawaban. Bahkan saya berkata “kalo saya mobil mas sudah mati”. Kata-kata yang keluar karena emosi.

Karena saya sibuk sendiri dengan mengobati lutut menggunakan kapas dan betadine sambil BBM-an sama orang kantor untuk izin tidak masuk, pengendara bebek tadi pergi dengan meninggalkan motornya di parkiran. Setelah selesai mengobati saya bertanya ke satpam kemana pengendara bebek itu, kata satpam “lagi ke pengadilan mas di sebrang sana, tadinya dia belok ke sini karena dikira ini pengadilan. Katanya dia mau sidang karena habis ketilang polisi kemarin. Mas mending pulang aja, daripada panjang urusannya kalo ketahuan polisi di pos sebelah sana, waktu itu ada yang tabrakan juga trus udah saya umpetin motornya tapi ketauan polisi langsung disita tuh motor”, “oh, yaudah pak saya balik ya, terimakasih banyak pak :)”. Saya langsung pulang deh ke rumah.

Pelajaran yang saya ambil

Pertama, ketika di jalan yang tidak ada pembatas jalan antara ruas yang berlawanan arah, harus selalu waspada.

Kedua, ketika terjadi kecelakaan sebisa mungkin jangan banting stir ke arah kanan, karena bisa tertabrak dari arah yang berlawanan.

Ketiga, ketika akan berbelok hendaklah berhenti dahulu di tempat kita akan berbelok, ini sangat berguna karen kita bisa melihat kondisi jalan apakah sudah aman untuk berbelok, juga agar pengendara lain tahu kalau kita akan berbelok di tempat tersebut.

Keempat, gunakan safety gear agar melindungi tubuh kita. *karena harian mungkin saya kurang mengenakan elbow dan knee protector yang biasa cuma saya gunakan untuk turing.

Kelima, jaga emosi anda ketika kecelakaan menimpa, khususnya jangan melakukan kontak fisik, karena hal tersebut hanya akan memperkeruh masalah.

Semoga bermanfaat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s